Tepat hari kamis tanggal 10 Nopember 2022 pukul 7.00 sampai dengan 08.00 WIB seluruh civitas akademika (tenaga pendidik, tenaga kependidikan beserta peserta didik kelas 4, 5 dan 6) MIN 1 Cianjur memperingati hari pahlawan dengan melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan dengan penuh khidmat.

Adapun yang bertindak sebagai petugas upacara adalah jajaran tenaga pendidik MIN 1 Cianjur yang dikoordinir oleh PKM Kesiswaan Ibu Neneng Istiana, S.A, yaitu sebagai berikut :

Pembina Upacara : Hj. Dini Nurdiani S.Ag, M.M.Pd

Pemimpin Upacara                  : Reza Fana Noviandi, S.Pd.I

Pengatur Upacara                    : Siti Komariah, S.Pd.I

Pembawa Acara (MC)             : Erwan Suwandi, S.Pd.I

Pembaca UUD 1945                 : Rina Juwita Nurearly, S.H.I

Pembaca Pesan Pahlawan     : H. Muslih, S.Pd.I

Pembaca Do’a                          : Isep Bunbun Sihabudin, S.Pd.I, M.Pd

Pemimpin Barisan                    : Cep Ichsan, S.Pd.I, Karim, S.Pd.I, Resa Rojiati Fauziah, S.Pd

Drigen                                      : Annisa Syakira Azzahra, S.Pd

Pada kegiatan upacara peringatan hari pahlawan tersebut Ibu Hj. Dini Nurdiani, S.Ag, M.M.Pd selaku Kepala MIN 1 Cianjur selaligus bertindak sebagai Pembina Upacara menyampaikan amanat dari Menteri Sosial Ibu Tri Risma Harini. Berikut amanat beliau :

“Hari Pahlawan setiap tahun di peringati dengan renungan yang sungguh-sungguh untuk menemukan kembali jejak para Pahlawan dalam hidup kita sebagai Bangsa dan Negara Merdeka. Kita hidupkan kembali dalam benak kita perjuangan para Pahlawan Bangsa. Dari para Pejuang yang gugur dalam palagan pertempuran mempertahankan Kemerdekaan, penting kita resapi semangat dan keikhlasannya,” demikian bunyi amanat yang di sampaikan oleh pembina Upacara Hari Pahlawan 2022.

Naskah amanat Mensos RI tersebut juga menjelaskan makna dari tema Hari Pahlawan 2022 “Pahlawanku, Teladanku”. Hari Pahlawan 2022 diharapkan dapat meningkatkan rasa kesatuan dan kebersamaan masyarakat, seperti Bhinneka Tunggal Ika.

Tema ini pula memiliki harapan agar perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk meneruskan pembangunan dan mengisi kemerdekaan.

Setiap orang dapat memberikan kontribusi bagi bangsa sesuai kemampuan, keahlian, dan keterampilan masing-masing tanpa harus dengan mengangkat senjata.

Sementara pada saat pembacaan pesan pahlawan di bacakan pesan beberapa pahlawan nasional diantaranya :

Pesan Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara :

Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh) Ing Madyo Mangun Karso (Di tengah memberi semangat) Tut Wuri Handayani (Di belakang memberi dorongan) (Semboyan yang diajarkan saat Ki Hajar Dewantara merintis Taman Siswa yang didirikan pada tahun 1922 dan hingga kini masih dipakai dalam dunia pendidikan)

Pesan Perjuangan Pahlawan Nasional R.A. Kartini :

“Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kall mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata ‘Aku tidak dapat’ melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku maul” membuat kita mudah mendaki puncak gunung”

Pesan Perjuangan Pahlawan Nasional Ir. Soekarno :

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. (Pidato Han Pahlawan 10 November 1961)

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdin sebagai suatu bangsa yang merdeka,” (Pidato HUT Proklamasi 1963)

Pesan Perjuangan Pahlawan Nasional Moh. Hatta :

“Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita”

“Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencun kekayaan Ibu Pertiwi,”

Pesan Pahlawan Nasional Bung Tomo :

“Selama banteng banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama ih bidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga.

(Pidato Bung Tomo di radio pada saat pertempuran menghadapi Inggris di Surabaya bulan November 1945)

Dengan diselenggarakannya Kegiatan Upacara Peringatan Hari Pahlawan, diharapkan memiliki dampak positif bagi seluruh civitas akademika MIN 1 Cianjur khususnya peserta didik untuk mengejawantahkan semangat dan pesan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia  dalam seluruh aktivitas kehidupan sehari-hari. Selamat hari pahlawan… !!!! Pahlawanku, Teladanku!!!

Kategori: Kegiatan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *